HomeMUSICBay Rose Rilis Single “Santi Warastuti”, Kisah Perjuangan Seorang Ibu dan Polemik...

Bay Rose Rilis Single “Santi Warastuti”, Kisah Perjuangan Seorang Ibu dan Polemik Ganja Medis di Indonesia

MALANG — Musisi solo asal Malang, Bayu Bashkoro atau yang dikenal dengan nama panggung Bay Rose, kembali menghadirkan karya terbarunya melalui single berjudul “Santi Warastuti”. Dirilis secara independen pada 16 April 2026, lagu ini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital dan menjadi rilisan kedua Bay Rose setelah single sebelumnya, “Terjatuh Jauh”.

Lewat “Santi Warastuti”, Bay Rose tidak hanya menawarkan eksplorasi musik psychedelic rock yang khas, tetapi juga mengangkat kisah nyata yang sarat emosi tentang perjuangan seorang ibu dalam mencari pengobatan terbaik bagi anaknya yang mengidap Cerebral Palsy.

Mengangkat Kisah Nyata Santi Warastuti dan Putrinya

“Santi Warastuti” bukan sekadar judul lagu atau nama yang dipilih secara acak. Lagu ini terinspirasi dari sosok Santi Warastuti, seorang ibu yang dikenal karena perjuangannya memperjuangkan akses ganja medis bagi putrinya, Pika.

Pika didiagnosis mengalami Cerebral Palsy, kondisi neurologis yang menyebabkan gangguan pada gerakan tubuh dan dapat memicu kejang yang berulang. Berbagai metode pengobatan dan terapi medis telah ditempuh, mulai dari penggunaan obat-obatan seperti asam valproat, carbamazepine, hingga fenitoin. Namun berbagai upaya tersebut belum memberikan hasil yang diharapkan.

Dalam perjalanan tersebut, keluarga menemukan bahwa kandungan CBD oil yang berasal dari tanaman ganja mampu membantu mengurangi kejang dan membuat kondisi Pika lebih stabil. Namun di Indonesia, penggunaan ganja medis masih menjadi perdebatan karena berbenturan dengan regulasi dan undang-undang yang berlaku.

Perjuangan yang Berakhir dengan Duka

Perjuangan Santi Warastuti tidak berhenti pada pencarian alternatif pengobatan. Berbagai langkah dilakukan, termasuk mengajukan permohonan kepada Mahkamah Konstitusi dan menyuarakan aspirasi mengenai legalitas ganja medis di ruang publik.

Ia bahkan sempat menjadi sorotan publik saat membawa papan tuntutan mengenai legalisasi ganja medis dalam berbagai aksi damai. Namun di tengah perjuangan panjang tersebut, Pika akhirnya meninggal dunia.

Kisah yang menyentuh ini kemudian menjadi inspirasi utama bagi Bay Rose untuk merangkumnya ke dalam sebuah karya musik yang emosional dan reflektif.

“Pendek kata, ketertarikan saya terhadap isu pemanfaatan ganja medis cukup relevan untuk disuarakan melalui musik,” ungkap Bay Rose.

Nuansa Psychedelic Rock yang Mengawang dan Kontemplatif

Secara musikal, “Santi Warastuti” tetap mempertahankan karakter khas Bay Rose yang lekat dengan nuansa psychedelic rock. Lagu ini dipenuhi atmosfer mengawang, lapisan suara yang kaya, serta pendekatan musikal yang membawa pendengar masuk ke ruang refleksi yang dalam.

Pengaruh musik psychedelic klasik terasa kuat dalam komposisi lagu ini. Bay Rose mengakui bahwa nuansa yang terdapat dalam lagu “Echoes” milik Pink Floyd dari album Meddle menjadi salah satu inspirasi dalam membangun atmosfer “Santi Warastuti”.

Perpaduan antara ruang-ruang hening, permainan efek gitar, dan dinamika komposisi menciptakan pengalaman mendengarkan yang seolah membawa pendengar menyusuri lorong penuh warna sekaligus kesedihan.

Dikerjakan Secara Mandiri dari Awal Hingga Akhir

Sebagai musisi independen, Bay Rose mengerjakan hampir seluruh proses kreatif lagu ini secara mandiri. Mulai dari penulisan lirik, penggarapan musik, proses rekaman, hingga distribusi digital dilakukan sendiri.

Sementara itu, untuk kebutuhan visual, Bay Rose kembali bekerja sama dengan Daffa Robih yang sebelumnya juga menggarap artwork untuk single “Terjatuh Jauh”.

Pendekatan DIY (Do It Yourself) tersebut menjadi bagian penting dari identitas Bay Rose dalam membangun karya-karyanya secara independen dan personal.

Akan Menjadi Bagian dari Album Penuh

Menurut Bay Rose, “Santi Warastuti” direncanakan akan menjadi bagian dari album penuh yang juga memuat single sebelumnya, “Terjatuh Jauh”. Namun sebelum album tersebut dirilis, ia masih menyiapkan beberapa karya baru yang akan hadir dalam format berbeda dalam waktu dekat.

Melalui lagu ini, Bay Rose tidak hanya menghadirkan musik sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk menyampaikan cerita, refleksi sosial, dan realitas yang terjadi di sekitar kita.

Tentang Bay Rose

Bay Rose adalah proyek solo milik Bayu Bashkoro, musisi asal Malang yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari band blues rock asal Surabaya, Dandelions. Setelah menempuh jalur independen, Bay Rose mengembangkan identitas musikal yang berakar pada psychedelic rock dengan pendekatan lirik yang reflektif dan sarat narasi sosial.

Melalui karya-karyanya, Bay Rose berusaha mengangkat berbagai isu kemanusiaan, pengalaman personal, serta realitas kehidupan yang sering luput dari perhatian publik.

Single terbaru “Santi Warastuti” kini sudah dapat didengarkan di seluruh layanan streaming digital.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments