HomeMUSICKenapa kita tidak belajar merasakan cintaNya, bukan hanya sekadar mengerti dan memahaminya...

Kenapa kita tidak belajar merasakan cintaNya, bukan hanya sekadar mengerti dan memahaminya saja.

Di suatu siang saya duduk bersama Abi (Haddad Alwi), melanjutkan rencana akan membuat lagu bersama. Saya pun mengiyakan dengan syarat harus ngobrol dulu, baru lagunya bisa jadi. Beberapa saat kemudian Abi berkata pada saya, “Mas Is, Allah itu menciptakan manusia untuk dibahagiain lho. Kita ini manusia diciptakan Allah SWT untuk dibahagiakan.”

Kemudian lanjut Abi lagi, dulu ia berpikir dosa-dosanya banyak sekali. Selayaknya manusia yang penuh dosa, kita selalu mohon ampunan kepada Allah, kita selalu memohon pertolongannya Allah dan yakin Allah akan mengampuni dosa-dosa kita. “Tetapi belakangan ini Abi berpikir bahwa kasih sayangNya Allah, pertolonganNya Allah, cintaNya Allah dan kelembutan Allah lebih besar daripada dosa-dosa kita. Meski belum tentu saat ini kita dalam kondisi lebih baik, atau lebih banyak dosanya. Kenapa kita tidak belajar merasakan cintaNya Allah, bukan hanya sekadar mengerti dan memahami bahwa Allah Maha Penyayang, Maha Pengasih, Maha Pengampun, Maha Pemaaf, Maha Lembut,” pungkasnya.

Mendengar itu saya terhenyak sembari berkata dalam hati, “Betul juga ya.” Kita lebih banyak mengingat Allah dalam namaNya, bukan berupaya jauh merasakan seluruh nikmat yang kita kecap setiap saat di setiap detik hidup kita. Bahkan di masa yang paling sulit. Cinta Allah begitu kuat, kasih sayangnya begitu dekat, tak pernah lepas dari diri kita.”

Dari sana terbersit satu kata untuk judul lagu ini yaitu Menghitung.

Menghitung adalah sebuah proses perenungan atas apa yang kita punya, yang sedang kita jalani, yang sudah terlepas dari kita, serta hal yang akan kita temui. Semoga lewat lagu ini kita dapat lebih banyak bersyukur dan menghitung betapa banyak hal yang lupa kita hitung untuk kita syukuri dalam hidup kita.

Lagu ini sudah tersedia di semua Digital Service Provider (DSP) mulai 10 April 2026, selamat menikmati.

Hidupmu yang sementara

Disirami cinta  yang selamanya

Dosamu yang tak terhitung

Lenyap seketika dalam rahmatNya

Tabik,

Pusakata

MENGHITUNG

Song Credit Titled 

Pencipta Lagu & Penulis Lirik : Mohammad Istiqamah Djamad

Produser Eksekutif : Haddad Alwi Production

Produser  : Pusakata 

Published : MyMusic

Karya Sampul : Muhammad Haykal

Vokal : Mohammad Istiqamah Djamad

Vokal : Haddad Alwi

Vokal Latar : Mohammad Istiqamah Djamad

Gitar nylon : Mohammad Istiqamah Djamad

Klarinet : Eugen Bounty

Bass : Mohammad Istiqamah Djamad

Key & Pads : Daniel Samarkand

Direkam di Studio Haddad Alwi Production (HAP) 

Sound Engineer Daniel Samarkand 

Mixing dan Mastering : Sound Better Music Studio 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments